Minggu, 24 November 2013

Polwan tasik harus berjilbab

Langkah Kapolri Jenderal Pol
Sutarman yang memberi izin Polwan
berjilbab patut diapresiasi. Namun yang
perlu juga segera ditindaklanjuti yakni
aturan yang mengatur agar lebih jelas lagi
dan menjadi panduan.
"Seperti soal bajunya dimasukkan atau tidak,
pakai celana panjang atau rok, kemudian
warna jilbab apa. Ini harus diperjelas lagi,
agar seragam," jelas anggota Komisi
Kepolisian Nasional (Kompolnas) Hamidah
saat berbincang dengan detikcom, Senin
(25/11/2013).
Menurut Hamidah juga, keputusan yang
membolehkan Polwan berjilbab ini tentu
menggambarkan kepolisian yang terus
berubah dan semakin demokratis.
"Ini positif ya, karena lebih memuliakan
perempuan. Tidak melarang hak
menjalankan agama seseorang," urainya.
Hamidah juga menegaskan, Polwan
berjilbab juga tak akan mengganggu kerja
kepolisian termasuk bila menangani urusan
unjuk rasa.
"Ya saya yakin itu tidak akan menghalangi
tugas mereka," jelas perempuan berjilbab
ini. Oke ga y

Tidak ada komentar:

Posting Komentar