Senin, 09 Desember 2013

Tasik Kota Santri : Seuntai Tentang Kota Santri

BISMILLAHIRROHMAANIRROHIIM Uthlubul ‘ilma minal mahdi ilallahdi… Tentu saja, kalimat itu tak asing lagi di telinga kita. Salah satu perkataan Rosululloh SAW yang berartikan “carilah ilmu dari mulai buaian sampai masuk ke liang lahat. Dan hadist tersebut menjadi dasar atas ungkapan “LONG LIFE EDUCATION” atau belajar seumur hidup. Mengingat tentang KOTA TASIKMALAYA, yang dengan julukannya sebagai “ MUTIARA DARI PRIANGAN TIMUR “, juga sangat kental dengan predikatnya sebagai “KOTA SANTRI”. Ia… hampir di setiap kecamatan berdiri PONDOK PESANTREN, dengan visi missi yang dirintis pendirinya yang di kenal dengan sebutan kiai, ustadz, akang, istilah apapun itu tak jadi problem selama tak melanggar norma-norma yang ada.tapi memang lebih kentalnya adalah kiai. Satu hal yang pasti, merekalah yang di sebut dengan “warotsatul anbiya” “pewaris para nabi”. Yang menjadi panutan, juga rujukan masyarakat sekitar atas setiap permasalahan yang ada.termasuk tentang soaialitas, terutama pengetahuan tentang ilmu agama. Menjadi seorang “SANTRI” di Pondok Pesantren, salah saru ni’mat tak terhingga, tak terukur, anugrah terindah dari Sang Maha Kuasa. Di pertemukan dengan orang-orang shalih, orang-orang berilmu, juga jalin persahabatan dengan banyak orang yang juga datang bukan hanya dari kota yang sama, santri di pondok banyak yang datang dari luar kota, luar propinsi, bahkan ada juga yang datang dari luar negeri. Demi satu tujuan yang sama, mencari ridho ILLAHI, juga menggali mutiara-mutiara ilmu yang tersimpan. “TASIK KOTA SANTRI”, meski dengan segala kemegahan kotanya kini, dengan segala antek-antek arsitektur yang di desain seindah zamrudpun, terlebih meski kini di iringi hiruk pikuk kehidupan yang hampir mengikuti gaya barat yang memuat miris untuk di pandang, “TASIK TETAPLAH KOTA”ku, “TASIK TETAPLAH KOTA SANTRI”ku yang harus jaya, bersama harapan dan tujuan menjadi “baldatun thoyyibatun warobbun ghofur” amiin ya robbal'alamiin...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar